Oleh: timhumas | 04/30/2010

Lima Alasan Pentingnya Sensus 2010

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan setidaknya terdapat lima alasan utama mengapa Sensus Penduduk 2010 penting. Hasil Sensus Penduduk itu berguna mulai dari penyediaan data kepedudukan hingga pengembangan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Lima alasan utama itu, adalah :

Pertama : sensus penduduk akan menyediakan data kependudukan dan perumahan secara lengkap dan komprehensif. Hasil sensus ini akan menjadi basis utama, dalam penyediaan data kependudukan dan perumahan secara nasional.

Kedua : sensus penduduk menyediakan data dasar tentang komposisi dan dinamika kependudukan dalam negeri. Pemerintah mendapat data yang jelas dan dapat dipertanggung-jawabkan, mengenai berbagai aspek demografis seperti umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, tempat tinggal, dan informasi lainnya.

“Melalui komposisi dan dinamika kependudukan terbaru, kita dapat melakukan evaluasi terhadap program kependudukan kita. Salah satunya, mengenai pentingnya program Keluarga Berencana, sebagai upaya untuk mewujud- kan keluarga sejahtera yang berkualitas, dan untuk mengontrol angka pertumbuhan penduduk,” ujarnya di Istana Merdeka, Jumat 30 April 2010.

Ketiga, hasil sensus penduduk sangat berguna untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, baik di pusat maupun di daerah. Dalam rangka pembangunan yang berbasis manusia, hasil sensus ini dapat digunakan untuk mengarahkan program-program pro rakyat agar tepat. Program itu seperti bantuan beras untuk rakyat miskin, Program Keluarga Harapan (PKH), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dapat diterima oleh yang berhak.

“Sensus ini, juga memungkinkan kita memberikan bantuan dan pemberdayaan secara tepat, bagi penyandang cacat, lanjut usia, dan anak-anak terlantar,” ujarnya.

Keempat, hasil sensus penduduk Indonesia 2010 ini juga penting untuk memperkirakan jumlah penduduk dalam negeri di masa akan datang. Pemerintah dapat mengantisipasi berbagai kebutuhan dasar seperti pangan, energi, perumahan, pendidikan dan kesehatan.

“Kita juga dapat menggunakan informasi ini sebagai bahan evaluasi atas capaian Millennium Development Goals (MDG’s), khususnya dalam mengurangi tingkat kemiskinan dunia sebelum 2015,” katanya.

Kelima, sensus itu juga akan memberikan basis data bagi pengembangan Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara nasional. Berdasarkan NIK ini, setiap warga negara akan memiliki identitas tunggal yang bermanfaat untuk berbagai kepentingan.

“Melalui NIK, kita juga dapat mencegah manipulasi data kependudukan, untuk kepentingan yang tidak baik atau bahkan membantu pengungkapan tindak kejahatan,” katanya.

Sensus Penduduk 2010 dimulai pada 1-31 Mei 2010 di seluruh penjuru Indonesia. Setiap penduduk akan disensus secara lengkap. Para petugas sensus akan mencatat nama, alamat, umur, jenis kelamin, pendidikan, kesehatan hingga status ketenagakerjaan. Selain itu, dicatat pula informasi yang terkait dengan fasilitas perumahan, akses ke media komunikasi, dan berbagai informasi lainnya.

diambil dari VIVAnews


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: